Parang – Pimpinan Anak Cabang IPNU-IPPNU Parang berkolaborasi
dengan Muslimat NU Ranting Sundul menyelenggarakan Majelis Dzikir Sholawat
(MDS) pada pertemuan rutin Muslimat NU yang berlangsung di Mushola Baitul A'la,
Desa Sundul, pada tanggal 5 Juli 2026 pukul 19.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi salah
satu upaya memperkenalkan organisasi IPNU dan IPPNU sebagai badan otonom
Nahdlatul Ulama kepada masyarakat, khususnya generasi muda di Desa Sundul.Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 300 jamaah Muslimat NU dan
masyarakat sekitar, serta sekitar 30 rekan dan rekanita PAC IPNU-IPPNU Parang.
Antusiasme peserta menunjukkan semangat kebersamaan dalam memperkuat syiar
keagamaan sekaligus mendukung pembinaan generasi muda Nahdlatul Ulama.
Acara diselenggarakan melalui kolaborasi antara PAC IPNU-IPPNU
Parang dan Muslimat NU Ranting Sundul. Selain menjadi wadah untuk mempererat
silaturahmi, kegiatan ini juga bertujuan mengenalkan IPNU dan IPPNU sebagai
organisasi pelajar Nahdlatul Ulama yang berperan dalam membentuk generasi muda
yang berakhlakul karimah, berwawasan, dan aktif dalam kegiatan keagamaan maupun
kemasyarakatan.
Rangkaian acara diisi dengan pembacaan dzikir dan sholawat bersama,
kemudian dilanjutkan dengan mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh Yai
Supriyadi selaku Ketua MWC NU Parang. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak
seluruh jamaah untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah serta memberikan
perhatian terhadap pembinaan generasi muda agar tetap berpegang teguh pada
nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
Pada kesempatan tersebut, Ketua PAC IPNU Parang, Rekan Riyadis Sholihin, dalam sambutannya mengajak para orang tua untuk turut mengarahkan putra-putrinya agar aktif mengikuti kegiatan IPNU dan IPPNU. Menurutnya, semangat para ibu yang rutin menghadiri kegiatan Muslimat NU perlu diimbangi dengan keterlibatan anak-anak dalam organisasi pelajar Nahdlatul Ulama sebagai wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, dan keagamaan sejak dini.

Melalui kegiatan Majelis Dzikir Sholawat ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mengenal serta mendukung keberadaan IPNU dan IPPNU di Desa Sundul. Sinergi antara badan otonom Nahdlatul Ulama diharapkan dapat terus terjalin untuk mencetak generasi muda yang aktif, religius, dan siap melanjutkan perjuangan organisasi di masa mendatang.
0Komentar
Beri Komentar